Langsung ke konten utama

Sowan ke Rumah Rosed

Sore itu, ponokawan Somen, Takmir, Junet sowan ke rumah ponokawan Rosed, mereka bertiga sehabis daftar UMPN di salah satu kampus Surabaya. Bincang-bincang terasa nikmat karena diselingi kibasan Aji Jenggot Indah ponokawan Rosed, sayang Aji Jambulseok ponokawan Junet tlah gugur.

Aji Jambulseok, yang rumornya bisa bikin wanita klepek-klepek itu, tlah dibakar habis oleh api yang dikibas dari ekor Hanoman. Sial saja ponokawan Junet pernah berkunjung ke taman di pusat Negeri Alengka, ketika Hanoman memporak poranda negeri tersebut. Ekor Hanoman dibakar oleh panah salah satu prajurit Rahwana, dan Hanoman berhasil memanfaatkannya untuk melawan Rahwana alias Dasamuka.

Tiba-tiba ringtone HP ponokawan Rosed muni, tluulut tluulut, dia mesam mesem, ponokawan Somen nyindir, ''Ciee, gorong isok move on Broo?'' Ponokawan Somen kepingkal-pingkal, ''wkwkwk'', ponokawan Junet berkata, ''Ssst...eleng o mau nang kampus ketemu sopo?'', Takmir nyauti, ''Haha cie.''

Lalu Somen mengalihkan pembicaraan, ''Lek nang wayang, Junet iku koyok Bima, pas nang alas, ketemu Hidimba-Hidimbi, Bima naksir Hidimbi, tapi Hidimba gak setuju, langsung Bima ngajak Hidimba duel, Bima seng tau ngumbeh sup seng dike'i Raja Ular, dadine nduweh kekuatan 10 gajah, dadi Bima seng nduweh senjata Gada iku mau isok mateni Hidimba, Bima ngawini Hidimbi alias Arimbi, nduweh anak Gatotkaca''

Junet komentar, ''Dadi intine opo, Men? Awaklo pengen dadi dalang a?'' ''Hlo wayang iku ceritane koyok Naruto, onok tokoh-tokoh e, seru!''

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ekspresi Galau dalam Bahasa Jepang

suatu ketika, saya ngetweet, sekalian menambah ekspresi2 dalam bahasa jepang, lalu ada follower yang mention, "tema hari ini galau ya?" hehehe, jadi saya membuat rangkuman tweet saya yang dikira galau tersebut, 1. aishitemo ii desu ka | bolehkah aku mencintaimu? 2.  anata no egao ga daisuki desu yo | aku sangat suka senyumanmu lo 3. konban, boku no yume ni anata o aitai desu | malam ini, aku ingin bertemu dg mu di dalam mimpiku

Kisah Dua Ekor Burung Merpati

Alkisah, di sebuah hutan terdapat 2 ekor burung merpati yang bersahabat. Burung merpati putih dan burung merpati berwarna cokelat. Mereka berdua adalah sahabat sejati. Keduanya saling menolong dan membantu jika ada salah satu di antara mereka yang membutuhkan. Tidak hanya kepada sahabatnya, mereka terkenal baik hati kepada seluruh penghuni hutan. Baik merpati putih maupun merpati cokelat adalah burung yang ramah dan jujur. Hanya saja merpati putih yang lebih cerdas daripada merpati cokelat. Merpati putih suka mencari tahu tentang segala hal.  Merpati putih selalu bersama merpati cokelat kemana pun mereka pergi, mulai dari mencari makan, belajar dan mengunjungi teman yang lain. Penghuni hutan yang lain sudah mengetahui persahabatan di antara keduanya, bahkan sang raja hutan, yaitu singa yang memberikan istilah sahabat sejati kepada keduanya. Pada suatu hari yang cerah, saat merpati putih dan merpati cokelat terbang bersama, mereka melihat kerumunan binatang di bawah mer...

Puisi Tiga Windu

Siang hari menjauh dari keriuhan, seorang pemuda mengadu kepada sepi. Bertanyalah dia, “Dimanakah rumah?” tiada jawab. Berkelana dalam imajinasi seraya bertanya pada khayalan tiap kali ditemui, “Dimanakah rumah?” tiada terjawab. Bertaruh untuk segudang makanan pokok di pinggir sungai dengan anak-anak berkulit cokelat, dilemparkannya undian itu, sambil bertanya, “Dimanakah rumah?” tiada juga balasan. Anak-anak itu malah tertawa dan berlalu pergi. Sebuah pasar ikan berpindah ke kepala pemuda itu. Bersamaan dengan berbagai jenis ikan yang pernah dan tak pernah kau lihat sebelumnya. Lalu, melalui perantara otak kecil, pemuda itu bertanya kepada para penghuni kepala, “Dimanakah rumah?” Seketika ikan-ikan yang biasanya berenang, malah terbang dengan sayap buatan di punggung mereka, pergi menjauh tanpa babibu. Pemuda itu berjalan berjingkat-jingkat, selayak penari balet yang baru berlatih. Tangan pemuda mengepal seakan ingin meninju barang apa pun yang ada di depannya. Mulutnya t...